Search
POLLING
Mampukah Kualitas Pendidikan Indonesia Menyamai Kualitas Pendiidikan di Jepang

Home

News

Online News

Mewujudkan Pendidikan Islam yang Humanis

Oleh: Isna H Effendi

Manusia adalah makhluk multidimensional yang dapat ditelaah dari berbagai sudut pandang. Manusia sebagai makhluk jasmani dan rohani yang membedakan manusia dengan makhluk lain adalah aspek kerohaniannya. Manusia akan menjadi sungguh-sungguh manusia kalau ia mengembangkan nilai-nilai rohani (nilai-nilai budaya), yang meliputi: nilai pengetahuan, keagamaan, kesenian, ekonomi, kemasyarakatan dan politik.

Pendidikan merupakan sistem yang mampu membantu mengembangkan segenap potensi yang dimiliki manusia. Seiring berjalannya waktu pelaksanaan pendidikan banyak mengalami problem adahal peranan pendidikan memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitaskehidupan manusia. Pendidikan Islam sebagai salah satu agen perubahan sosial juga harus mampu menerjang problem yang bergerak dinamis dan proaktif untuk kemajuan dan perbaikan umat Islam.

Pendidikan yang dipandang kurang humanis juga sering terjadi dalam proses pendidikan yang berdampak pada perkembangan peserta didik. Tujuan-tujuan pendidikan Islam yang telah dirumuskan dan harus diwujudkan pun jauh dari harapan. Demokratisasi pendidikan dianggap mampu sebagai solusi dalam mewujudkan pendidikan Islam yang humanis. Pendidikan yang tidak membenarkan adanya intimidasi, pengekangan dan pembatasan terhadap kreatifitas guru dan murid dapat diwujudkan dengan upaya dalam menciptakan demokrasi pendidikan ditandai dengan adanya proses belajar-mengajar yang terbuka dan penuh dialog yang sehat dan bertanggung jawab antara guru dan murid. Suasana humanis dalam pendidikan akan mengantarkan tercapainya tujuan pendidikan Islam.

Demokrasi dalam Islam
Demokrasi dipandang sebagai konsep barat dan sering menjadi perdebatan orang muslim. Terutama jika penarapannya dimasukkan dalam konsep pendidikan. Tidak sedikit tokoh pendidikan muslim yang menolak dan tidak sedikit pula yang menerima. Seperti halnya Komarrudin Hidayat yang dikutip Toto Suharto menggangap agama (Islam) sebagai kekuatan moral bagi sebuah proses demokratisasi. Kata kunci yang diambil dari Islam adalah konsep musyawarah yang menekankan perlunya sikap toleransi, saling mengambil dan memberi serta saling menghargai dalam proses demokrasi. Jadi, meskipun agama tidak secara sistematis mengajarkan praktik demokrasi, namun agama senantiasa menjadi etos, spirit, dan muatan doktrinal bagi tumbuhnya kehidupan demokratis.

Demokrasi Pendidikan
Dalam pandangan Mc Grath pendidikan merupakan aspek paling penting bagi upaya menumbuhkan sikap dan perilaku demokratis maka perlu adanya demokratisasi pendidikan.

Dalam hal ini tujuannya adalah bagaimana mendidik siswa berfikir kritis. Senada dengan Russel yang dikutip Subagja menyebutkan bahwa adanya kebebasan dalam pendidikan akan mengakibatkan dan mewujudkan demokratisasi pendidikan. Upaya dalam menciptakan demokrasi pendidikan ditandai dengan adanya proses belajar-mengajar yang terbuka dan penuh dialog yang sehat dan bertanggung jawab antara pendidik dan peserta didik.

Pendidikan Islam yang Demokratis
Demokratisasi yang dibangun oleh pemikir pendidikan Islam di Indonesia merupakan upaya untuk membangun dasar-dasar persamaan, kebebasan, keadilan, keterbukaan dan anti diskriminasi. Demokratisasi yang digagasan Freire adalah sistem pendidikan yang mengusung pendekatan dialog yang berusaha menempatkan subjek pendidikan (baik guru maupun murid) sebagai manusia yang memiliki jati diri masing-masing dan perlu berkembang secara bersama-sama.

Selain itu, Freire menawarkan pengajaran sistem pendidikan multi kultural, dimana seluruh siswa diajari untuk senantiasa menghargai dan menghormati keanekaragaman atau kemajemukan yang terjadi di sekolah.

Subagja mengimplementasikan beberapa konsep pendidikan setelah menggabungkan gagasan Freire dan gagasan pemikir Pendidikan Islam di Indonesia adalah sebagi berikut: (1) Hakikat dan Tujuan pendidikan Islam; hakikatnya yakni sebagai proses untuk membina dan mengembangkan dan mengoptimalkan kompetensi manusia selaku hamba Allah sedangka ntujuannya adalah mewujudkan manusia sempurna yang dapat memenuhi kebutuhan materil danspiritualnya. (2) Konsep guru dan Murid; Guru sebagai pelaksana pendidikan yang menentukan, guru sebagi fasilitator, guru dan siswa sebagi subjek pendidikan yang sama-sama memiliki kemampuan untuk belajar bersama. (3) Metode Pendidikan; metode pembelajaran yang menyenangkan, mampu membangkitkan dan mengembangkan kompetensi siswa, sehingga siswa tidak hanya pintar membaca teks tapi juga pintar membaca konteks.

Pendidikan Islam yang Humanis
Berangkat dari tujuan pendidikan Islam, bagaimana kedudukan pendidik dan peserta didik, sampai konsep demokrasi maka pendidikan humanis dapat terwujud dengan memahami definisi-definisi di atas dan mewujudkan pada tataran praktis dunia pendidikan.

Konsep pendidikan yang digagas Subagja adalah implementasi dari demokratisasi dan jika itu diaplikasikan maka akan terwujud pendidikan Islam yang humanis. Saling menghormati, saling menghargai, saling menyayangi dan saling memahami adalah keniscayaan dalam membangun pendidikan Islam yang humanis.

Melalui demokrasi pendidikan dimana siswa turut aktif dalam menentukan proses belajar mereka, siswa dan guru sebagai subjek pendidikan yang sama-sama bisa belajar sehingga mampu mengembangkan berfikir kritis dan kreatif siswa maka tidak ada lagi guru sebagai otoritas tertinggi dalam proses pembelajaran siswa seolah-olah sistem ini mengukung daya kritis dan kreatif siswa.

Konsep yang memandang manusia seutuhnya jika dikaitkan dengan proses pendidikan berarti beusaha mengoptimalkan segenap kefitrahan (potensi kognitif, afektif dan psikomotorik) manusia untuk mewujudkan kesejahteraan eksistensi kehidupan manusia di dunia yang dilandasi dengan nilai-nilai ajaran Islam.Sehingga pendidikan Islam yang humanis akan terwujud jika diterapkannya sikap menjunjung tinggi dan mengoptimalkan berbagai fitrah manusia dalam rangka mewujudkan insan kamil dan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Eksistensi manusia pun akan tercipta sebagai makhluk yang humanis.

Pendidikan Islam yang humanis harus menjadi orientasi dan aplikasi dalam praktek pendidikan. Semua kegiatan pendidikan harus memiliki amplikasi dengan tugas kehidupan manusia di dunia, yaitu sebagai khalifah di muka bumi.

Demokratisasi pendidikan Islam merupakan suatu wujud upaya sistem pendidikan yang mampu menciptakan suasana humanis dalam pendidikan. Dalam gagasan demokrasi dalam pendidikan Islam ada muatan-muatan sistem pendidikan, dimana pendidik dan peserta didik dapat mengembangkan potensinya dan kreatifitasnya tanpa ada pengekangan atau intimidasi dari pihak mana pun.

Pendidik yang memahami kedudukan dan kewajibannya sebagai pendidik serta memahami kedudukan peserta didik sehingga mengetahui apa saja yang dibutuhkan siswa harus diperhatikan untuk menerapkan demokasi pendidikan. Demokrasi dapat diterapkan melalui metode-metode pembelajaran yang menyenangkan sehingga mampu membangkitkan dan mengembangkan segenap kompetensi siswa.

Konsep yang memandang manusia seutuhnya jika dikaitkan dengan proses pendidikan berarti berusaha mengoptimalkan segenap kefitrahan (potensikognitif, afektif dan psikomotorik) manusia untuk mewujudkan kesejahteraan eksistensi kehidupan manusia di dunia yang dilandasi dengan nilai-nilai ajaran Islam.

DAFTAR PUSTAKA
Arif, Arifuddin. 2008. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kultura
Arifin, Muzayyin. 2008. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Bahri Djamarah, Saiful. 2005. Guru dan Anak Didik; dalam interaksi edukatif. Jakarta: RinekaCipta.
Darajat, Zakiah. 1996. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi aksara.
Jalauddin, dan Usman said. 1999. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: PT. Raja GrafindoPersada.
Riyanto, Teo. Pendidikan yang Humanis. Online. http://bruderfic.or.id/h-60/pendidikan-yang-humanis.html
Subagja, Soleh Menggagas Liberalisasi Pendidikan Islam; Jurnal progresiva. Jurnal Progresifa.Malang.
Suharto, Toto. 2006. Filsafat Pendidikan Islam. Jogyakarta:Ar Ruzz

Diambil dari http://www.scribd.com/doc/46552697/Mewujudkan-Pendidikan-Islam-Yang-Humanis
Online News
Info
17/04/2015 00:00
Ujian Nasional SMA 2014-2015
Info
01/06/2014 01:15
Wisuda Siswa Siswi Al Hikmah 19 Juni 2014 Pentas Seni 21 Juni 2014
Info
01/06/2014 01:15
Wisuda Siswa Siswi Al Hikmah 19 Juni 2014 Pentas Seni 21 Juni 2014
Info
01/06/2014 01:15
Wisuda Siswa Siswi Al Hikmah 19 Juni 2014 Pentas Seni 21 Juni 2014
Wawasan
10/08/2011 00:00
Manusia adalah makhluk multidimensional yang dapat ditelaah dari berbagai sudut pandang. Manusia sebagai makhluk jasmani dan rohani yang membedakan manusia dengan makhluk lain adalah aspek kerohaniannya.
Wawasan
10/08/2011 00:00
Apa jadinya kalau rumah kita tiba-tiba disambangi Kepala Sekolah cuma gara-gara kita nggak masuk beberapa hari? Cemas, risih, sungkan? Tapi gimana kalau Kepala Sekolahnya se-asik dan se-santai seorang Dirgantara Wicaksono?

Info
20/07/2011 00:00
SMA Al Hikmah, Pulogadung, Jakarta Timur mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan di internalnya. Apresiasi diberikan karena semua murid lulus Ujian Nasional (UN). Mulai dari murid sampai yayasan merasa senang dan berbangga hati.
Info
25/06/2011 07:30
Yang lebih unik lagi dari Gemphita 2011 ini adalah karena pengisi acaranya yakni mulai dari MD, TK, SD, MI, MTS, SMP sampai dengan SMA dan Group Musik Windri Marieta and Friends serta Inconsistent,Windri Marieta adalah musisi independen berkerudung yang m
Info
09/01/2006 10:32
Tuntutan adanya peningkatan kualitas pendidikan nasional sudah tidak dapat dielakkan lagi sehingga kegiatan pendidikan baik formal, non-formal maupun informal perlu ditangani secara lebih profesional.
Wawasan
07/01/2006 04:03
Yayasan Islamic Village didirikan oleh H. Junan Helmy Nasution pada tanggal 17 Agustus 1972, Proyek tunggal Yayasan Islamic Village adalah membangun Islamic Village itu sendiri. Yakni mewujudkan sebuah perkampungan/hunian yang tegak di atas nilai-nilai Is
Event Callender
Mading Siswa
25.01.2006
CUSTUMER SERVICE
Anda butuh bantuan?
Kami siap membantu Anda
wiwit
admin
luyo
Developed by JogjaCamp Copyright @ 2011 alhikmah-jkt.com. Allright reserved.